Cegah Overload demi Keselamatan Selama Pelayaran, Nakhoda KM Sanus 51 Laksanakan Perintah Syahbandar



MEDIA MATA BIND SUMENEP - Kapal Motor Sabuk Nusantara 51 (KM Sanus 51), sebagaimana yang tertera dalam jadwal Voyage 004/2026, pada hari Rabu (18/2) Jam.20.00 WIB dengan rute pelayaran dari pelabuhan Kalianget tujuan pelabuhan Kangean. Namun, untuk mencegah kelebihan muatan (Overload), serta menjaga keselamatan penumpang dan kapal selama pelayaran,  maka KM Sanus 51 lebih awal berangkat, yakni pukul 15.00 WIB, karena jumlah penumpang (pengguna tiket online) telah mencapai 360 jiwa.

Selang beberapa waktu dari keberangkatan tersebut, KM.Sunus 51 oleh pihak Syahbandar Kalianget diperintahkan agar kembali sandar di Dermaga pelabuhan Kalianget terkait dokumen berlayar. 

Nakhoda KM Sabuk Nusantara 51, Capt Budi Suherman, M.Mar, menyampaikan secara detail berkaitan dengan ikhwal keberangkatan kapal Sabuk Nusantara 51 yang dikabarkan tidak sebagaimana mestinya. Berikut ini penjelasan detail Capt Budi Suherman (Nakhoda), disampaikan secara exlusive kepada reporter media ini. Kamis (19/2/2025)

Kapal Sabuk Nusantara 51, jadwal berangkat pukul 20.00 WIB. Karena kita (pihak Sabuk Nusantara 51) kordinasi dengan pihak Syahbandar kalau tiket penumpang sudah habis, karena jumlah tiket online 360 jiwa. 

Maka, saya minta agar kapal secepatnya diberangkatkan agar penumpang tidak overload dengan mempertimbangkan keselamatan penumpang dan kapal selama pelayaran. Maka, saya berangkat pukul 18.45 WIB lepas, tapi sambil sweping penumpang. Dan hasil sweping penumpang di atas kapal jumlahnya sudah mencapai 362 jiwa.

Karena ada kendala miskomunikasi masalah dokumen dengan pihak Syahbandar, dan pihak Syahbandar memberi perintah agar KM. Sabuk Nusantara 51 Sandar kembali (Jam.19.10) guna untuk koordinasi masalah dokumen agar bisa di Prove atau disetujui.

Setelah koordinasi dengan pihak Syahbandar Kalianget, ternyata di Dermaga ada penumpang kurang lebih 30 jiwa lebih. Mereka mau naik kapal, namun tidak diizibkan sesuai arahan dari pihak Syahbandar Kalianget, karena jumlah penumpang yang ada sudah sesuai batas penumpang 

Maka, saya coba bicara dengan Perwira Jaga (saat masih di Dermaga Kalianget,red) agar bisa dimuat penumpang. Saya beralasan masyarakat mau menjalankan ibadah puasa di kampung dengan beberapa penumpang ikut bicara. 

Oleh Perwira Jaga tersebut, tetap tidak mengizinkan berbagai alasan. Ketika itu penumpang minta izin agar di perbolehkan ikut kapal. 

Kalau Saya (Nakhoda/Capt) bicara ke  penumpang, bahwa Saya siap menerima penumpang semuanya naik asal "PERWIRA JADA dari pihak SYAHBADAR memberi izin. 

Waktu itu, maka saya kembalikan keputusan ke pihak Syahbandar. Penumpang akhirnya membujuk Syahbandar agar diizinkan ikut kapal. Namun, dengan alasan apapun (pihak penumpang) tetap tidak dizinkan naik oleh pihak Syahbandar dengan alasan keselamatan pelayaran.

Makanya saya langsung minta izin berangkat kembali kapal secepatnya jika penumpang tetap tidak bisa dinaikkan, dengan pemikiran Saya kasihan kalau penumpang datang terus tapi tidak bisa dinaikkan (dimuat).

Maka, Saya izin ke PERWIRA JAGA untuk berangkat. Akhirnya PERWIRA JAGA, setelah cek jumlah penumpang memberi izin pukul 19.50 WIB, kapal Sabuk Nusantara 51 berangkat kembali ke Kangean dan Sapeken.


"Kami crew Sabuk Nusantara 51 tidak pernah menolak penumpang atau meninggalkan penumpang. Karena beberapa faktor yang harus di pertimbangan, sehingga kapal di berangkatkan secepatnya sebelum jadwal jam 20.00 WIB, untuk menghindari kelebihan penumpang atau overload dan menjaga keselamatan penumpang juga diatas kapal," tegas Capt Budi Suherman. 

Lebih ditegaskan, bahwa sesuai kordinasi dengan pihak Syahbandar Kalianget. Saya selaku Nahkoda, tidak berhak mengambil tindakan atau keputusan keberangkatan kapal. Karena, yang punya hak izinkan kapal berlayar adalah pihak Syahbandar.

"Iya itu, ada petugas Syahbandar yang jaga. Kami pihak kapal tidak punyak wewenang untuk izinkan calon penumpang naik ke kapal. Selama syahbandar tdk memberi izin, makanya kami tetap tutup gangway kapal," imbuhnyan.

Ini Saya lampirkan hasil keseluruhan jumlah penumpang, sebagai berikut.

- Kalianget - Kangean  : 5  Jiwa
- Kalianget - Sapeken  : 23 Jiwa
- Total Pembelian Online 332 Jiwa
- Total Sweeping 30 Jiwa
- Total On Board Penumpang 362 Jiwa

(Ong)

Post a Comment

MEDIA MATA BIND

Lebih baru Lebih lama