Peringatan Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Dorong SDM Unggul dan Desa Mandiri

Foto : Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim SH.,MH., saat Peringatan Hardiknas dan Harkitnas 2026 di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Rabu (20/5/2026).


MMB SUMENEP - Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Rabu (20/5/2026), di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berlangsung khidmat, merupakan momentum penting membangkitkan semangat nasionalisme dan pendidikan, serta memperkuat semangat persatuan, pendidikan, serta kebangkitan generasi muda menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.

Memontum kegiatan tahunan ini diawali dengan penampilan Tari Topeng Braja yang dibawakan siswa-siswi SDN Talango dan Kecamatan Kalianget. Penampilan budaya khas Madura tersebut sukses memukau peserta upacara sekaligus mempertegas pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, pejabat eselon III, perwakilan BUMN dan BUMD, unsur Korpri, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga TNI-Polri. Sementara pemimpin upacara dipercayakan kepada Kapolsek Batang-Batang, AKP Ratman Desianto, SH, MH.

Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati KH Imam Hasyim, SH, MH mengatakan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat penting tentang semangat persatuan dan perjuangan bangsa.

“Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan kepada kita bahwa kemajuan bangsa hanya bisa dicapai melalui persatuan, gotong royong, dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” kata KH Imam Hasyim, Wabup Sumenep. 

Menurutnya, tantangan bangsa saat ini telah berubah. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan secara fisik, maka kini tantangan terbesar berada pada penguatan sumber daya manusia, transformasi digital, dan kemandirian bangsa.

“Tantangan bangsa hari ini bukan lagi soal merebut kemerdekaan, tetapi bagaimana menjaga kedaulatan informasi, meningkatkan kualitas SDM, dan menghadapi era transformasi digital,” ujarnya.

Peringatan Harkitnas tahun 2026 mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa, Wujudkan Kedaulatan Negara”. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.

KH Imam Hasyim menjelaskan, pemerintah terus berupaya memperluas pemerataan akses pendidikan melalui berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan sekolah rakyat, pendidikan di wilayah afirmasi, serta peningkatan kualitas tenaga pendidik.

"Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Karena itu, pemerintah terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang bisa diakses seluruh anak bangsa tanpa terkecuali,” tegasnya.

Selain sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga tingkat desa.

“Melalui koperasi desa, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih mudah terhadap permodalan, distribusi hasil panen, kebutuhan pokok, hingga layanan ekonomi dasar agar desa menjadi lebih mandiri,” ungkapnya.

Pada momentum Hardiknas, KH Imam Hasyim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat pendidikan nasional.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, dan lingkungan sosial.

KH Imam Hasyim menilai, pendidikan yang berkualitas akan melahirkan generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menjadi bangsa besar di masa depan.

“Mari kita jadikan momentum Hardiknas dan Harkitnas ini sebagai semangat bersama untuk membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan bermartabat,” pungkasnya.

(Ong)

Post a Comment

MEDIA MATA BIND

Lebih baru Lebih lama