Aliansi bocah bekasi dan LSM trinusa mendorong cepat kinerja kejari Kota Bekasi secara profesional agar transparan


MMB BEKASI ,- Aliansi Bocah Bekasi bersama LSM TRINUSA Kota Bekasi menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi, Kamis (2/7/2026).

Aksi dipimpin langsung oleh Ketua Aliansi Bocah Bekasi yang juga Ketua LSM TRINUSA Kota Bekasi, Maksum, yang akrab disapa Mandor Baya. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan sekedar menyampaikan aspirasi, namun juga menyerahkan sejumlah dokumen yang diklaim sebagai data awal untuk mendukung proses penegakan hukum.

Kasus Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Pasar dan Migas Masuki Tahap Penyidikan, Kejari Bekasi Pastikan Proses Berjalan Transparan.

Penanganan dugaan penyimpangan pengelolaan pasar, termasuk pengelolaan fasilitas MCK di Pasar Bantargebang, serta perkara yang berkaitan dengan sektor migas terus bergulir di Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

Kasubsi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Ryan, menjelaskan bahwa tim penyidik telah melakukan serangkaian tindakan, termasuk penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara.

Dari kegiatan tersebut, penyidik mengamankan berbagai barang bukti berupa dokumen, perangkat komunikasi, komputer, serta dokumen administrasi lainnya yang kini tengah dianalisis untuk memperkuat pembuktian.

“Proses penyidikan masih berjalan. Bukti permulaan sudah kami peroleh, namun seluruh alat bukti harus diperkuat agar memenuhi ketentuan hukum sebelum dilakukan penetapan tersangka.

Kami tidak ingin terburu-buru karena setiap langkah harus dapat dipertanggungjawabkan di persidangan,” ujar Ryan.
Ia menegaskan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi berkomitmen menjaga keterbukaan kepada masyarakat tanpa mengesampingkan kerahasiaan materi penyidikan.

“Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum. Setiap perkembangan akan kami sampaikan pada waktunya setelah melalui proses penyidikan yang semestinya,” katanya.

Selain perkara pasar, Ryan menyampaikan bahwa penanganan dugaan penyimpangan di sektor migas juga telah berada pada tahap penyidikan.

Proses tersebut kini berada dalam mekanisme penanganan sesuai kewenangan internal kejaksaan, sementara perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah tahapan penyidikan selesai.

Di sisi lain, Ketua LSM TriNusa sekaligus Ketua Aliansi Bocah Bekasi, Maksum Al Farizi atau Mandor Baya, menyatakan pihaknya mengapresiasi keterbukaan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dalam menerima aspirasi masyarakat.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Harapan kami, seluruh perkara dituntaskan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

Kami bersama masyarakat akan terus mengawal proses ini sebagai bentuk partisipasi publik dalam mendukung penegakan hukum,” ujar Mandor Baya.

Menurutnya, Aliansi Bocah Bekasi bersama LSM TriNusa akan terus memantau perkembangan penyidikan hingga terdapat kepastian hukum.

Pengawalan yang dilakukan, lanjutnya, merupakan bentuk dukungan terhadap aparat penegak hukum agar proses penanganan perkara berjalan independen, objektif, dan mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Rizal

Post a Comment

MEDIA MATA BIND

Lebih baru Lebih lama