MEDIA MATA BIND KOTA BEKASI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menggelar Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di halaman Kantor Kejari Kota Bekasi, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya di Kejari Kota Bekasi.
Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum., serta diikuti para kepala seksi, Kepala Subbagian Pembinaan, dan seluruh pegawai Kejari Kota Bekasi. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan khidmat sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun zona integritas secara berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Kajari menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur. Menurutnya, predikat WBK dan WBBM merupakan hasil dari konsistensi dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.
“Zona Integritas harus diwujudkan dalam kinerja sehari-hari, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih dan bebas dari praktik korupsi,” tegasnya.
Sebagai rangkaian kegiatan, seluruh pejabat struktural dan pegawai Kejari Kota Bekasi melakukan penandatanganan Komitmen Bersama. Penandatanganan ini menjadi simbol tekad kolektif untuk mewujudkan satuan kerja yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Komitmen tersebut meliputi penguatan pengawasan internal, optimalisasi pelayanan publik berbasis standar operasional prosedur (SOP), serta pengembangan budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai integritas dan akuntabilitas.
Melalui pencanangan ini, Kejari Kota Bekasi menyatakan kesiapan memenuhi seluruh indikator pembangunan Zona Integritas sebagai kontribusi nyata dalam mendukung agenda nasional Reformasi Birokrasi.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kejari Kota Bekasi optimistis mampu meraih predikat WBK dan WBBM, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Riyan

Posting Komentar
MEDIA MATA BIND