Diduga Dilecehkan Karyawan Tempat PKL, Siswi SMKN 1 Kota Bekasi Alami Trauma Berat

Foto ilustrasi 

MMB BEKASI – Seorang siswi SMKN 1 Kota Bekasi berinisial B (17) diduga menjadi korban pelecehan seksual di tempatnya melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Terduga pelaku merupakan salah satu karyawan di PT Indostar, perusahaan yang berlokasi di Jalan Letnan Marsaid, Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pelecehan tersebut terjadi berulang kali. Peristiwa bermula saat korban sedang menjalankan tugasnya mengupas kertas. Tanpa alasan yang jelas, terduga pelaku tiba-tiba mendekat dan mencium pipi korban secara sepihak, lalu melontarkan ucapan tidak senonoh, "Cantik banget neng, anak siapa."

Tidak berhenti di situ, pada kesempatan lain, pelaku kembali bertindak melampaui batas dengan memeluk korban secara tiba-tiba dari belakang. Merasa terancam, korban langsung melakukan perlawanan dengan memukul bagian perut pelaku agar bisa melepaskan diri.

Puncak dari rangkaian tindakan pelecehan ini terjadi pada 12 Mei 2026. Saat korban memutar kipas angin ke arahnya karena ruangan terasa panas, pelaku kembali mendekat dan melontarkan kalimat yang sangat kasar dan merendahkan.

"Kerja, mending lu bugil sono di tengah-tengah," ujar pelaku menirukan ucapan yang diterima korban.

Akibat serangkaian perlakuan tersebut, korban mengalami dampak psikologis dan trauma berat. Kondisi ini memaksa korban untuk berhenti dan membatalkan sisa kegiatan PKL di perusahaan tersebut.

Keluarga Kecewa dengan Sikap Sekolah, Siap Lapor Polisi
Pihak keluarga korban menegaskan tidak akan tinggal diam dan berupaya keras mencari keadilan. Kakak kandung korban menyatakan bahwa peristiwa ini telah merugikan adiknya secara lahir dan batin. Namun, ia menyayangkan lambatnya respons dari pihak institusi pendidikan tempat adiknya bersekolah.
"Kejadian ini bukan hal sepele, dampaknya sangat terasa bagi adik saya. Kami sudah melaporkan hal ini kepada pihak sekolah, namun sampai saat ini belum ada tindakan lebih lanjut maupun langkah nyata yang diambil," ungkap sang kakak.

Kecewa karena belum adanya penanganan yang memuaskan dari pihak sekolah, pihak keluarga kini bersiap menempuh jalur hukum. Korban didampingi keluarganya akan segera melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual ini secara resmi ke pihak kepolisian agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.


Riyan

Post a Comment

MEDIA MATA BIND

Lebih baru Lebih lama